Postingan

Rindu yang usai

Gambar
Di bawah langit pagi yang kelabu Embun terbang bersama angan Tempat ini telah menjadi saksi bisu Atma dan raga yg beriringan Aku denganmu Sekarang tak lagi merindu Hanya kisah yg saling berpadu Kini dan dulu Bulukumba, 07-10-2022

Menggores Luka

Gambar
Keheningan ini menyatu dengan sunyi di ruangan yg berisi serpihan sesal,, Sementara kata telah kehabisan huruf untuk penulisnya,, Langitpun seakan tahu dengan memandangku penuh pilu,, Kepada siapakah guratan luka menuntut penebusan?  Apakah pada semilir angin yang tak kenal henti menerpa alam? Atau pada deburan ombak yg terus menghantam tepian karang? Ataukah pada rembulan malam yang akan segera bertandang? Tidak, dia hanya diam dan menjelma sunyi sarat rintihan,, Kini, Perlahan aku tersadar bahwa akulah yg telah menggores luka,, Sebab telah mengizinkan separuh jiwaku pergi bersama harap,, Senjaku, 18 September 2022

WASIAT JUANG

Gambar
Oleh: Nini Qur’ani Kubawakan Ikatanku dalam puisi Malam ini kuberdiri padanya sejauh angin menderai menjadi saksi kusiap hidup seia-sekata dengannya Kitalah manusia yang telah memilih jalan Melangkah di serambi waktu menuju tujuan Jangan terlalu mudah memutar haluan Kuyakin, kelak datang pagi membawa jawaban Hei dikau yang mengaku kader ikatan! Bunuh nanar dan hampamu! Tumbuhkan asa dan tekadmu! Sadarlah akan tanggung jawab besar di pundakmu! Umat masih membutuhkan perjuanganmu! Dalam larik-larik sajak ini Izinkan daku berwasiat diri Ketika jasadku tak lagi beraksi Kutitipkan mimpiku padamu hai penerus generasi Sepiak celah harus terus kau sulam Jangan biarkan layar merah berkibar dalam kelam Tetap kokohkan kakimu terus meniti Sampai kau mati dalam satu di antara  arti (Makassar 2021)